Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

WJMB

banner

Iklan Mitra

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PERKUAT REFORMASI BIROKRASI, STAF AHLI MENTERI TINJAU LANGSUNG PELAYANAN KANTOR IMIGRASI BELAWAN

Kamis, 30 Juli 2026 | Kamis, Juli 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-30T03:54:43Z


PERKUAT REFORMASI BIROKRASI, STAF AHLI MENTERI TINJAU LANGSUNG PELAYANAN KANTOR IMIGRASI BELAWAN
*BELAWAN* — Dalam rangka memperkuat pengawasan reformasi birokrasi, *Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Iwan Santoso* melakukan kunjungan kerja ke *Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan*, Selasa [29 Juli 2026].

Kedatangan Staf Ahli Menteri disambut langsung oleh *Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Raja Guguk*, didampingi jajaran *Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara* dan *Kepala Rutan Kelas I Medan*.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan reformasi birokrasi berjalan optimal, serta melakukan pengawasan terhadap kualitas pelayanan publik, inovasi pelayanan, dan pelaksanaan tugas fungsi keimigrasian di Kantor Imigrasi Belawan.

*Apresiasi Inovasi "Cek Kesehatan Gratis"*
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan inovasi pelayanan *"Cek Kesehatan Gratis"* yang merupakan hasil kerja sama Kantor Imigrasi Belawan dengan *Puskesmas Belawan*. 

Inovasi ini dinilai sebagai bentuk komitmen Imigrasi Belawan dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, Staf Ahli Menteri juga meninjau langsung ruang pelayanan meliputi ruang tunggu, booth wawancara, serta menyambangi *Koperasi Imigrasi Belawan* dan *Ruang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian* untuk melihat kesiapan sarana pendukung dalam fungsi pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian.

*Tekankan Kekompakan dan Manajemen Risiko*
Dalam arahannya kepada seluruh jajaran pegawai, Iwan Santoso menekankan pentingnya kekompakan antar pegawai sebagai fondasi membangun organisasi yang profesional dan berintegritas.

Beliau juga mendorong setiap satuan kerja untuk menerapkan *manajemen risiko* secara optimal agar setiap potensi masalah dapat diidentifikasi, dimitigasi, dan diselesaikan bersama.

*"Kekompakan merupakan modal utama dalam membangun organisasi yang profesional. Selain itu, setiap satuan kerja harus mampu menerapkan manajemen risiko dengan baik agar setiap potensi risiko dapat diidentifikasi, dimitigasi, dan ditangani secara bersama. Dengan demikian, reformasi birokrasi tidak hanya menjadi target, tetapi menjadi budaya kerja yang menghasilkan pelayanan publik yang semakin berkualitas,"* ujar Iwan Santoso.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat semangat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat di wilayah Belawan dan sekitarnya.

(Tim media) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update